Aku bingung. Kenapa aku selalu ngerasa sebel setiap ngeliat mereka? Rasanya seperti dicuekin. Mengapa ya?
Ceritanya berawal dari kemarin.
Kriing... Kriing... Bel istirahat berbunyi. Aku segera mengambil kotak makanku dan kembali duduk di meja.
Kiraa dan Cher sedang bermain tebak-tebakan. Lena datang dan memulai pembicaraan.
Aku tidak sengaja mendengar kedua sahabatku itu sedang membicarakan sesuatu. Aku dengar, mereka menyebutkan namaku dalam pembicaraan tersebut.
Tiba-tiba, Lena bilang begini "Husssh! Kedengeran tuh sama orangnya!".
DAN itu saat aku menoleh kepada Kiraa dan Cher. Aku bingung dan tidak tahu harus melakukan apa?!
Lena si berambut keriting ini sangat membuatku jengkel! Semenjak kejadian ini, aku jadi kesal sama Lena. Tapi entah mengapa, aku selalu mempersilahkan Lena makan siang bersamaku. Apa hatiku berkata beda?
Suatu siang, di sekolah.
"Kiraa! Cher mana? Kita bff kok ada yang nggak lengkap? Aaah gak asik deh!" Sorak Lena. WHAT?! BFF?! Lena memiliki attitude yang kurang baik. Dia suka melawan guru dan emosional banget!!
"Heh, Lena! Ngomong nggak pake titik! Iya kita kan BFF gitu deh... Iya kan?" Jawab Kiraa.
Oke. Fine. Beberapa lama kemudian, Lena memberikan hasil karyanya. Setiap kali aku ngeliat karya ini, hatiku langsung kerasa retak. Andaikan tidak ada sahabat setia lagi...
Lena membuat tulisan "best friend 4 ever" di selembar kertas, dan ada tulisan "Kiraa Cher Lena" "we're best friend 4 ever".
Aku sedih. Aku menangis. Tapi, Clare dan Nissa membujukku. Mereka bilang,
Sabar aja. Lena emang kayak gitu. Nggak usah dipikirin. Kan, masih ada sahabat kamu yang lain... Kayak kita!
Bunga-bunga di hatiku kembali mekar dan berbunga. Aku mengerti maksud mereka.
Hampir satu kelas tahu sikap Lena yang cuek, sok cool, dan egois.
*&*
"Pagi, Mira. Kamu kenapa?!" Tanya Clqre saat aku memasukki kelas.
Aku nggak tau kenapa aku langsung menangis pas ngeliat mereka....
Kiraa, Cher, dan Lena.
"Hello?! Kenapa nangis, hey! Jangan bengong dongss!" Sambung Nissa.
"Eh, iya Clare, Niss. Aku nggak apa apa kok. Suer. Aku cuma lagi nggak enak badan aja." Jawabku. "Masuk kelas, yuk! Jangan diluar melulu. Capek tau! Aku mau ngelanjutin tugasku, nih."
"Okey Namira Kelliana!!!" HAHA! Mereka terlihat cuek dan sotoy saat menyebutkan nama panjangku! Namaku kan Namira Kalliana. Bukan Kelliana! Haha lol!
"Kita bff kan?" Sorak Lena. OMG! Perutku langsung mulas. Aku menjadi sedih...
Istirahat kedua.....
"Cher, buka hersyes nya dong! Aku udah laper nich!" Kata Lena saat makan bersama di kantin. Aku ikut. Upss.
"Kok kamu yang minta buka, sih, Len? Kan itu punya Cher!" Kataku. What? Ini kan nggak penting! Kenapa aku ngingetin Lena sih? Uuukhh! Gerutuku.
"Apa sih, Mir! Iri aja sama aku! Hey! You gak pikir ya? Aku ini bff, best friend forevernya Cher! Jadi, suka-suka aku dong! Iyakan Cher, Kirr? Hmm!" Jawab Lena dengan sinis. Kenapa sih nih orang? Marah-marah aja kerjaannya!
"Iya. Aku beliin ini buat KITA." Kata Cher.
"Wah, aku dan Nissa juga dikasih dong Cher?" Tanyaku. Kenapa Cher jadi begini ya? Dulu dia baik banget dan nggak pilih-pilih temen.
"Nggak lah! Ini cuma untuk aku, Cher, dan Kiraa! Kamu nggak denger, tadi Cher bilang apa? Tadi kan dia bilangnya, kita."
"Yaudah, Len." Jawabku. "Aku balik ya."
"Tunggu! Mira, cokelat ini untuk kita semua, kok!" Sorak Cher menghentikan langkahku. Tapi aku udah nggak selera lagi. Jadi, aku nggak jawab apa-apa.
Aku langsung mengembalikan nampan dan kembali ke kelas.
Pulang sekolah......
"Auw! Mira liat-liat dong! Teriak Kiraa. "Sakit tau nggak sih!".
"Iya, sorry." Jawabku pelan.
"Nggak minta maaf, lagi! Judes amat!"
"Aku udah minta maaf Kiraa! Kamunya aja yang nggak denger!"
Akhirnya aku segera salam ke bu guru, lalu pulang.
WHY DIA BEGITU?!
Hogwarts Light 1
Namanya Amerald Victoria. Gadis ini tinggal bersama mom, dad, dan Jill, adiknya. Amy, panggilan untuk gadis ini. Sebentar lagi, dia akan bersekolah di Hogwarts, Hagway Town.
"Amy. Kamu kan sudah berumur 11 tahun, kamu sudah bisa mengambil pelajaran-pelajaran sihir di Hogwarts, sekolah berasrama Hagway Town. Kamu akan bersekolah disana satu minggu lagi." kata Dad.
"Iya am. Di sekolah itu, kamu akan mendapat banyak ilmu sihir hitam atau putih dan kamu bisa pintar. Syarat untuk mengambil pelajaran atau bersekolah, adalah berusia 11 tahun. Jadi, kalau masih kecil, hanya main saja dengan Cuffies atau sihir buatan. Coba beri tahu mom Cuffies apa yang kamu tahu?" mom melanjutkan.
"Cuffies Purs, Cuffies Glad, Cuffies Cudling, Cuffies Blue, Cuffies Amerald Victoria karyaAmy, dan Cuffies Coviey Gard. Aku paling suka Cuffies buatanku mom!" kata Amy. "Mom,dad, aku sudah bisa mengambil pelajaran ya? Apakah aku juga sudah bisa bermain dan terbang dengan sapu seperti mom dan dad?".
"Cuffies buatanmu sangat bagus Am!" sorak Jill.
"Kamu akan menggunakan sapu atau Maygorets de Mavlegoud saat kamu mengambil pelajaran tingkat 5. Oya, mom dan dad sudah menulis segala keperluanmu di Hogwarts nanti. Hari ini kamu bisa pergi bersama Mr.Villgard ke toko sihir Hagway St. Bavel'gread.Karena, peralatan sihir terbaik ada disana. Oya, mom, dad, dan Jill, harus pergi ke Bivhave untuk mengambil Cuffiesnya Jill, juga uang tabungan." kata mom dan dad.
"Oke mom dad Jill!" sorak Amy.
Sorenya, Amy dan Mr.Villgrad pergi menaikki Rofd atau kereta terbang. "Hmm.. Mr.Villgard, keretanya sudah penuh. Darimana kita akan masuk?" tanya Am.
"Kita akan menembus tembok ini. Ucapkan mantra Villgardfinity pada hitungan 3. 3...2...1... LOMPAT!"
"Trims mister. keretanya sudah sempit.. dimana kita akan duduk atau berdiri?"
"Kita bisa menyebut mantra VillgardWAY!" dan akhirnya, mereka berubah menjadi tikus! HAHA!!! LUCUNYA! Namanya Amerald Victoria. Gadis ini tinggal bersama mom, dad, dan Jill, adiknya. Amy, panggilan untuk gadis ini. Sebentar lagi, dia akan bersekolah di Hogwarts, Hagway Town.
"Amy. Kamu kan sudah berumur 11 tahun, kamu sudah bisa mengambil pelajaran-pelajaran sihir di Hogwarts, sekolah berasrama Hagway Town. Kamu akan bersekolah disana satu minggu lagi." kata Dad.
"Iya am. Di sekolah itu, kamu akan mendapat banyak ilmu sihir hitam atau putih dan kamu bisa pintar. Syarat untuk mengambil pelajaran atau bersekolah, adalah berusia 11 tahun. Jadi, kalau masih kecil, hanya main saja dengan Cuffies atau sihir buatan. Coba beri tahu mom Cuffies apa yang kamu tahu?" mom melanjutkan.
"Cuffies Purs, Cuffies Glad, Cuffies Cudling, Cuffies Blue, Cuffies Amerald Victoria karyaAmy, dan Cuffies Coviey Gard. Aku paling suka Cuffies buatanku mom!" kata Amy. "Mom,dad, aku sudah bisa mengambil pelajaran ya? Apakah aku juga sudah bisa bermain dan terbang dengan sapu seperti mom dan dad?".
"Cuffies buatanmu sangat bagus Am!" sorak Jill.
"Kamu akan menggunakan sapu atau Maygorets de Mavlegoud saat kamu mengambil pelajaran tingkat 5. Oya, mom dan dad sudah menulis segala keperluanmu di Hogwarts nanti. Hari ini kamu bisa pergi bersama Mr.Villgard ke toko sihir Hagway St. Bavel'gread.Karena, peralatan sihir terbaik ada disana. Oya, mom, dad, dan Jill, harus pergi ke Bivhave untuk mengambil Cuffiesnya Jill, juga uang tabungan." kata mom dan dad.
"Oke mom dad Jill!" sorak Amy.
Sorenya, Amy dan Mr.Villgrad pergi menaikki Rofd atau kereta terbang. "Hmm.. Mr.Villgard, keretanya sudah penuh. Darimana kita akan masuk?" tanya Am.
"Kita akan menembus tembok ini. Ucapkan mantra Villgardfinity pada hitungan 3. 3...2...1... LOMPAT!"
"Trims mister. keretanya sudah sempit.. dimana kita akan duduk atau berdiri?"
"Kita bisa menyebut mantra VillgardWAY!" dan akhirnya, mereka berubah menjadi tikus! HAHA!!! LUCUNYA!
Thanks Udah BACA!!
Cerita strawberry secretnya mana ?
BalasHapusMaaf,ngomong2 ceritanya gak ada penyelesaiannya ?
Atau emang segini ?
Kamu nulis kkpk juga ?
BalasHapus